Bersamamu
bersamamu kita tempuh
- jalan yang melingkar ini
- penuh jurang yang mengangga, curam menanjak
- dan kerikil-kerikilnya suka sekali menggigiti telapak kakiku
- bersamamu kita tempuh
- jalan yang tiada berujung ini
- berlayar di sungai air mata, berkumbang di telaga darah
- mendaki gunung tulang belulang
- untuk akhirnya tersesat di rimba kesengsaraan
- bersamamu aku lelah
- menjadi sisifus yang mengangkat batu menuju puncak
- gunung hanya untuk digulirkan kembali
- bersamamu, wahai kegelapan hati
- aku tiada damai
- chuang 090403
This entry was posted
on Friday, December 15th, 2006 at 6:00 am and is filed under Uncategorized.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
May 21st, 2007 at 3:18 am
waduh… kayaknya semua blog-nya dalam tuh sisi Budhis’na he..he…
BTW… Ko Chuang lam kenal, namaku Lani ha..ha… kenalan instant he..he…
Makasih Novel Trio Ratana-nya, ceritanya bagus buanget. Ko Hendry pasti susah payah untuk minta tanda tangannya ya?
sekali lagi thanks loh…
oia add aku dunk… di FS “lanilanimc@yahoo.com” ^_^